Citra Terbaru NASA [Bukti Manusia Pernah Mendarat Di Bulan – Bukan Berita HOAX]

9 September 2011 at 10:05 pm (Bumi Dan Antariksa) (, , , , , , , , , , , , , , , , , , , )

Para penyebar teori konspirasi sering memperdebatkan benar tidaknya manusia sudah pernah menginjakkan kaki di Bulan. Mereka mengatakan bahwa pendaratan manusia di Bulan hanyalah hoax belaka. Cuma akal-akalan Amerika saja. Foto-foto pendaratan itu juga dianggap palsu. Namun, citra terbaru yang ditangkap wahana antariksa Lunar Reconaissance Orbiter baru-baru ini menjadi salah satu pendukung untuk menolak dugaan hoax tersebut.

Lunar Reconaissance Orbiter menyuguhkan 3 gambar wilayah yang pernah menjadi lokasi pendaratan  misi Apollo di Bulan. Di dalam gambar ini juga tampak jalur yang dilalui astronot ketika menjelajah Bulan. Salah satunya adalah jejak pendaratan Apollo 17. Rute yang ditinggalkan astronot Eugene Cerman dan Harrison Schmitt terlihat jelas. Ada jejak kaki yang bisa dilihat serta dibedakan dengan jelas dari jejak rute. Karena mengenal kendaraan yang dipakai dalam misi ke Bulan, astronot Mark Robinson mengatakan bisa terlihat dengan jelas bahwa roda yang digunakan sedikit berbelok ke kiri.
Baca Selengkapnya >>
Advertisements

Permalink 1 Comment

33 Nama Ilmuwan Yang Berjasa Dibidang Astronomi

27 March 2010 at 12:20 pm (Bumi Dan Antariksa, umum) (, , , , , , , , , , , )

Anaximander (610-546 SM)

Seorang ilmuwan Yunani yang sering disebut sebagai “Bapak Ilmu Astronomi”. Ia menganggap bentuk Bumi sebagai silinder dan angkasa berputar tiap hari mengelilinginya.

Aristharkus (abad ke-3 SM)

Seorang ilmuwan Yunani yang percaya bahwa Matahari adalah pusat alam semesta. Ia orang pertama yang menghitung ukuran relatif Matahari, Bumi dan Bulan. Ia menemukan bahwa diameter bulan lebih dari 30% diameter Bumi (sangat dekat dengan nilai sebenarnya yaitu 0,27 kali diameter bumi). Ia juga memperkirakan bahwa Matahari memiliki diameter 7 kali diameter Bumi. Ini kira-kira 15 kali lebih kecil dari ukuran sebenarnya yang kita ketahui saat ini.

Aristoteles (384-322 SM)

Seorang ilmuwan Yunani yang percaya bahwa Matahari, Bulan dan planet-planet mengitari Bumi pada permukaan serangkaian bola angkasa yang rumit. Ia mengetahui bahwa Bumi dan Bulan berbentuk bola dan bahwa bulan bersinar dengan memantulkan cahaya Matahari, tetapi ia tak percaya bahwa Bumi bergerak dalam Antariksa ataupun bergerak dalam porosnya.

James Bradley (1693-1762)

Seorang ahli astronomi Inggris yang menemukan penyimpangan yang disebut Aberasi Sinar Cahaya di tahun 1728, yaitu bukti langsung pertama yang dapat diamati bahwa Bumi beredar mengelilingi Matahari. Dari besarnya penyimpangan ia menghitung kecepatan cahaya sebesar 295.000 km/dt. Hanya sedikit lebih kecil dari nilai sebenarnya (299.792,4574 km/dt, US National Bureau of Standards).

Tycho Brahe (1546-1601)

Seorang ahli astronomi Denmark, dipandang sebagai pengamat terbesar di zaman pra-teleskop. Dengan memakai alat bidik sederhana, Brahe mengukur posisi planet dengan ketelitian yang lebih besar dari siapapun sebelumnya. Hal ini memungkinkan asistennya, Johannes Kepler untuk memecahkan hukum gerakan planet.

Nicolaus Copernicus (1473-1543)

Seorang ahli astronomi Polandia yang mencetuskan pandangan bahwa Bumi bukanlah pusat alam semesta sebagaimana pandangan umum pada masanya, melainkan mengitari Matahari seperti planet lainnya. Pola berani ini disajikan dalam bukunya Mengenai Perkisaran Bola-Bola Angkasa yang terbit ditahun wafatnya. Polanya itu lebih memudahkan penjelasan tentang gerakan planet sesuai pengamatan. teorinya didukung oleh pengamatan Galileo dan dibenarkan oleh perhitungan Johannes Kepler Read the rest of this entry »

Permalink 2 Comments